Dalam 1 minggu ini ada 2 perayaan tahun baru, tahun baru islam dan tahun baru masehi.
Yang membuat saya menjadi merasa sangat luar biasa adalah, saya bisa melewati masa-masa sulit, jatuh bangun (capek d..) ke timpa tangga (benjol dikit!), hujan air mata dan depresi akut (untung masih sayang Allah, jadi g sampe ..
2008 berakhir dengan sangat manis dan indah, dimana (akhirnya..) salah satu doa terkabulkan. Bahagia karena jerih payah, kesabaran, dan ikhtiar ini ada hikmahnya. Alhamdulillah tanggal 31 kemarin hamba Allah ini dipercaya untuk menjadi guru dengan status PNS.
Tak terhitung ucap syukur ke Sang Pencipta. Syukur dan terimakasih dari lubuk hati yang terdalam kepada orang-orang terkasih yang senantiasa mendoakan keberhasilan ini. Semoga Allah membalas. Amin.
Tapi ada yang membuat saya sedih. Karena, saya harus berpisah dari seolah yang elah mempertemukan saya dengan teman-teman kerja yang LUAR BIASA di SMAN 1 Metro tercinta. Yang tak pernah berhenti menggali ilmu sepanjang usia. Tak perduli uban sudah menghiasi kepala, belajar terus! Terus berjuang sampai mendapatkan apa yang Bapak Ibu ingin capai ya....SEMANGAT!!
Buat murid-murid tercintaku...hik...ibu sedih juga ni mau ninggalin kalian yang maniz-maniz... Kalian seneng ya kalo ibu pindah, berarti g akan ada guru TIK yang segalak ibu lagi! Gpp, yang penting terus belajar n....jangan nyontek kalo ulangan ya....
Jumat, 02 Januari 2009
Kamis, 04 Desember 2008
Lanjutan Raffles School


Hi again!Thanks 4 the comment! Ini cerita lanjutannya...
O, ya. Ini foto-foto lainnya. Kalo mau lebih puas melihat foto kegiatan di Raffles School, silahkan klik http://www.raffles-international.org/gallery_details.php?gallery_id=38.
Menyusuri ruang per ruang, di setiap dinding di luar kelas terpampang hasil kreasi siswa-siswa sekolah ini. Lukisannya...hm profesional...Sebenarnya mau minta, tapi malu (he..he..he...belum tentu juga dikasih kok!). Tampak di sudut tertentu perbaikan di sana-sini. Rupanya sekolah ini benar-benar mengutamakan kenyamanan gedung dan fasilitas, sehingga ada kerusakan sedikit saja langsung diperbaiki. Pemanfaatan lahan yang tidak begitu luas membuat gedung sekolah ini harus menambah ruang dengan membangun gedung bertingkat.
Masuk ke ruang guru yang pertama, kami dikenalkan dengan ruangan seperti ruangan kantor,ada pembatas di tiap meja guru. Kesannya individualis, tetapi tujuannya agar guru lebih konsentrasi menyelesaikan tugasnya setelah mengajar. Sebagian masih muda-muda lho n dari berbagai macam negara. Masih sangat produktif. Kadang bingung bedain mana guru mana murid.
Mungkin karena saya guru TIK, jadi saya lebih tertarik memperhatikan teknologi yang digunakan di sekolah ini. Kemarin saya sudah menceritakan sedikit tentang materi TIK yang didapat siswa dari primary school 'till high school. Dan saya punya mimpi sekolah kita bisa mencontoh ICT di Raffles School ini (boleh donk!). Tapi...UUD (ujung-ujungnya duit) nee...
Gak apa, lebih baik bermimpi dari pada nggak sama sekali.
Pada sesi akhir, kami sharing dengan Mr. Aeran tentang kendala-kendala yang menghambat kemajuan sekolah untuk mewujudkan standar internasional di SMAN 1 Metro. Lumayan dapet ilmu juga. Mudah-mudahan bisa terpecahkan kendala-kendala tersebut. Amin..
Gak banyak lagi yang bisa diceritakan, pada akhirnya kunjungan yang hanya 1 hari itu berujung tawaran kepada guru-guru kita untuk magang di Raffles school. Tapi mungkin tidak dalam waktu dekat ini, karena ada price yang harus kita keluarkan. Harapannya bukan mengubah cara mengajar kita harus sama dengan mereka, tetapi guru-guru kita diharapkan punya pengalaman belajar mengajar menggunakan bahasa inggris dan teknik menghadapi siswa dari sekolah yang siswanya dari berbagai kultur dan negara. Sehingga nanti bisa ditularkan kepada reka-rekannya di SMAN 1 Metro tercinta....
Akhirnya kami berpisah, setelah sehari bersama Raffles School. Sekolah kita memang jempolan, kita di kasih plakat sebagi kenang-kenangan dari Raffles School, sedangkan kita memberi GAJAH. Hebat kan? Gajah aja bisa kita bawa ke sana he..he..miniaturnya loh...Abis,kalo dikasih kopi Lampung repot membaginya, mendingan di kasih Gajah aja yang lebih ngetop dari Lampung.
Dalam perjalanan pulang, mampir sebentar untuk refreshing ke Puri Mall. Sebenarnya nyasar nih. Tujuannya mau ke Carrefour, malah diturunin sopir travelnya di Puri Mall. Yah...gak bisa belanja...MAHAL2 BO! Lagian siapa yang mau beli oleh-oleh furniture gede-gede? Bawanya pake apa coba? Kantongnya gak ada yang muat kok! Tapi, untung juga sih. Kan kalo gak belanja jadi gak keluar uang. Hidup itu harus hemat!!! Sebenarnya, saya mau usul ke DUFAN aja. Tapi takut pada lupa sama umur nih guru-gurunya...he..he..he...Next time aja kita jadwalin ya Pak, Bu. Kita adain wisata keluarga besar Guru n Staff SMAN 1 Metro jalan-jalan ke Jakarta. Biar tambah akrab gitchu. Sssst, BM tapi yah!
So, that's all I guess. I hope you can take the good story and wonder it will make our school better . So long...
Langganan:
Postingan (Atom)